very pleased to be acquainted with you.
XII IPA 4 | SMUNDA'12
follow me @fvraa
knock knock !
F : Aku. Biasanya tidur di atas awan. Bintang aja sering aku petikin. Liat sendiri kan buktinya. Bintang sampe habis garagara aku ambilin.
G : Sisakanlah satu bintang di langit agar aku dapat menikmati indahnya. Langit ini suram sekali. Dunia ini adalah surga. Kamu saja yang tidak cukup membuka hatimu untuk melihatnya.
F : Andai aku bisa menemukan satu bintang yang hilang, akan ku kembalikan seluruhnya kepada langit. Untuk menyinari mereka yang tersesat. Sayangnya, aku kecewa pada langit. Ia menyembunyikannya dariku. Hingga dunia tahu bahwa hatiku hancur saat ini.
G : Hatimu terus saja hancur. Seperti gelas beling. Ternyata pelajaran hidup tak mampu membuatmu berpikir. Bertindaklah. Bintang itu hilang untuk sengaja dicari.
F : Pelajaran hidup memang tak membuatku berpikir. Tapi ia membuatku belajar, karna kehidupan memang tak selalu berjalan sesuai keinginan kita. Ia akan mempermudah atau bahkan mempersulit langkah kita untuk maju, mendekati, atau menjauhi keinginan kita. Begitulah yang aku tahu. Seperti bintang, yang hanya bisa menyinari apabila tak terhalang awan.
G : Awan itu adalah pengahlang yang kau buat buat sendiri. Duh manusia memang menjengkelkan. Terbiasa sedih atas keadaan yang tidak untuk di sedih-sedihkan. Untuk apa pikiran dan perasaan ini? Haruskah Tuhan menyesal memberikan itu semua ? Berjuanglah.. Segera keluar dari jurang yang kau lompati sendiri. Masih ada harapan. Masih ada jalan yang panjang.
[this is the first photo when I saw her in facebook, it’s just memorable]
Happy Balloons Day, my Dearest!
All the great things for you, sweet girl.
Thanks for all the kindness, the honest, and the valuable lessons.
You’re precious, adorable, and unforgettable. Stay be it!
Nothing harder…
Mencerminkan kemelut hati dengan kata-kata itu seperti mencari sehelai rambut di luasnya samudra. Semuanya memang tersembunyi, sampai dirikupun tak sanggup menemukan letak keberadaannya. Ada apa ini? Hatiku pun tidak berpihak padaku. Apa salahnya hati dan otakku bekerja sama untuk bisa sedikit…


